Pola hidup bersih dan sehat perlu diajarkan pada anak sejak usia dini. Kebiasaan itu antara lain mencuci tangan hingga bersih dengan sabun dan membilasnya di air mengalir. Orangtua bisa mengajarkan kebiasaan tersebut sesuai karakter anak.

“Anak-anak memang karakter umumnya terburu-buru dan tidak sabaran, terutama jika mereka memiliki tujuan tertentu. Hal inilah yang membutuhkan kreativitas orang tua untuk memberikan inovasi metode pembelajaran pada anak,” kata Vera Itabiliana Hadiwidjojo, psikolog anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia pada acara talkshow yang bertajuk “Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Seru dan Menyenangkan” Kamis (20/12/2012) di Jakarta.

Vera menyarankan agar orangtua memberikan contoh terlebih dahulu bagaimana pola hidup yang bersih itu. “Dengan memberikan contoh, anak-anak pun semakin mudah diarahkan karena memiliki “role model” dalam hidup bersih,” katanya.

Supaya anak tidak bingung mengapa mereka diwajibkan berperilaku bersih, orangtua harus menjelaskan alasannya. Misalnya supaya terhindar dari penyakit.

Jadikan kebiasaan menjaga kebersihan sebagai gaya hidup karena dilakukan terus menerus. Jadi jangan berhenti mengajarkan dan mengajak anak untuk tetap menjalankan hidup bersih hingga anak pun dapat melakukannya sendiri. Terakhir, buat pembelajaran hidup bersih menjadi menyenangkan dengan variasi cerita, lagu, dan imajinasi ketika mengajak anak untuk melakukan kegiatan-kegiatan hidup bersih misalnya menyanyikan lagu mencuci tangan selagi mencuci tangan, atau berdongeng saat menggosok gigi, dan sebagainya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s